Alur-Alir
Flux
Anggraeni Widhiasih & Wahyu Budiman Dasta
2023, Indonesia
5 min, Stereo, HD, Black & White, No Dialog

Sinopsis / Synopsis
Di balik gemerlap Jakarta, Ciliwung tersembunyi dalam bayang-bayang, lebih dikenal sebagai kali meluap daripada tubuh ekologis sarat mitos. Melalui gerak, cahaya, dan bunyi, film ini mengimajinasikan ulang lanskap aliran, menghadirkan kehidupan kasat maupun niskala yang menanggung kisah dan peristiwa.
Amid Jakarta’s dazzling urbanity, the Ciliwung recedes into obscurity, remembered more as a flooding river than as an ecological body steeped in myth. Through movement, light, and sound, the film reimagines its currents, conjuring both visible and unseen lives that carry stories, events, and spectral inheritances.
Director’s Biography / Biografi Sutradara
Anggraeni Widhiasih adalah praktisi seni, film, dan budaya yang terlibat dalam kolektif dan platform eksperimental. Sebagai anggota Forum Lenteng sejak 2016, saat ini ia bekerja dengan Prakerti Collective Intelligence dan Provetic, menggabungkan praktik interdisipliner, penelitian, dan fasilitasi spasial dengan komitmen pada produksi pengetahuan dan kepedulian sebagai prinsip panduan.
Wahyu Budiman Dasta (Jakarta, 2 Januari 1992), yang biasa dikenal sebagai Walay, adalah seorang seniman, sutradara, peneliti arsip, dan penata seni. Ia juga anggota Forum Lenteng, Jakarta, di mana saat ini ia menjabat sebagai Manajer Ruang serta Divisi Produksi dan Pengarsipan. Walay adalah peserta aktif dalam Kolektif MILISIFILEM dan SIGISORA.
Anggraeni Widhiasih is an arts, film, and culture practitioner engaged in collectives and experimental platforms. A Forum Lenteng member since 2016, she currently works with Prakerti Collective Intelligence and Provetic, weaving interdisciplinary practice, research, and spatial facilitation with a commitment to knowledge production and care as a guiding principle.
Wahyu Budiman Dasta (Jakarta, 2 January 1992), commonly known as Walay, is an artist, director, archival researcher, and art handler. He is also a member of Forum Lenteng, Jakarta, where he currently serves as Manager of Space as well as the Production and Archiving Division. Walay is an active participant in the MILISIFILEM Collective and SIGISORA.


