ARKIPEL

Jakarta International Documentary & Experimental Film Festival

, ,

Jejak Empang

Dyah Nindyasari

2025, Indonesia

10 min, Stereo, HD, Color

Sinopsis / Synopsis

Film ini berfokus pada ingatan akan lanskap dari sudut pandang warga Kalibata Pulo sebagai penduduk lama yang tinggal di wilayah rawan banjir. Ingatan kolektif tentang empang menjadi benang merah yang menghubungkan dan menelusuri memori warga. Empang menjadi lanskap yang hidup dalam kenangan mereka, menunjukan keterikatan pada tempat yang terus mengalami perubahan akibat bencana dan pembangunan.

This film focuses on memories of the landscape from the perspective of Kalibata Pulo residents who have long inhabited this flood-prone area. The collective memory of the empang (fishpond) becomes the thread connecting and tracing community recollections. The empang endures as a living landscape in their memories, revealing attachment to a place constantly reshaped by disasters and urban development.

Director’s Biography / Biografi Sutradara

Dyah Nindyasari (Jakarta, 2002) adalah seorang mahasiswi Studi Asia Selatan dan Tenggara di Universitas Leiden. Sebagai anggota Kolektif MILISIFILEM sejak 2024, ia aktif menulis, mengkurasi, dan memproduksi proyek seni dan film. Karyanya telah dipresentasikan di JOFFIS 2024 dan pameran Metasandi (2024).

Dyah Nindyasari (Jakarta, 2002) is a student of South and Southeast Asian Studies at Leiden University. A member of MILISIFILEM Collective since 2024, she actively writes, curates, and produces artistic and film projects. Her works have been presented at JOFFIS 2024 and the Metasandi exhibition (2024).


© 2026 Forum Lenteng. All rights reserved.
ARKIPEL – Jakarta International Documentary & Experimental Film Festival

Website: arkipel.id · Layout: tooftolenk
Powered by WordPress.com