ARKIPEL

Jakarta International Documentary & Experimental Film Festival

, ,

FISHGUTS

Ananda Firman Syarif

2025, Indonesia

19 min, stereo, HD, B/W

Sinopsis / Synopsis

Pasar bergemuruh dalam kegelapan malam, sebuah ruangan yang dipenuhi gema tetesan air, tumpukan kotak styrofoam, dentingan pisau, dan musik dangdut memenuhi lanskap bangunan pasar. Tubuh-tubuh perak berkilauan seperti sisik cermin di bawah lampu gantung, dengan insang yang masih segar. Ikan berlimpah ruah. Saat malam berganti menjadi siang, udara semakin pekat dengan uap panas dari jalan yang basah, berserakan sisik dan insang. Suara orang-orang semakin keras seiring dengan deru mesin, musik yang lebih keras, dan langkah kaki—hingga yang tersisa hanyalah fragmen: isi perut yang berkilauan, genangan air yang memantulkan matahari dan sisa hari, sebuah siklus daging dan kelebihan yang hanya diceritakan melalui denyut nadi penglihatan dan suara yang luar biasa.

The market hums in the darkness of night, a chamber of dripping echoes, stack of styrofoam boxes, knifes clatter, and dangdut fill the landscape of market buildings. Silver bodies flash like mirror scales beneath hanging lamps, with gills still fresh. A fish galore. As night folds into daylight, the air thickens with hot vapor from the wet road, scattered with scales and gills. Voices of people intensified along with machines, louder musics, and footsteps—until all that remains are fragments : glistening guts, pools of water reflecting the sun and remaining days, a cycle of flesh and excess told only through the overwhelming pulse of sight and sound.

Director’s Biography / Biografi Sutradara

Ananda Firman, lahir di kota Pekanbaru dan saat ini tinggal di Bogor, Jawa Barat, adalah seorang seniman yang berfokus pada ilmu hayati khususnya tumbuhan (Botani), ekologi, dan hubungannya dengan sejarah, dekolonisasi, dan kehidupan manusia.

Ananda Firman born in the city of Pekanbaru and currently stay in bogor, west java, is an artist with focus on life sciences especially plants (Botany), ecology, and the connections with history, decolonization, and human life.


© 2026 Forum Lenteng. All rights reserved.
ARKIPEL – Jakarta International Documentary & Experimental Film Festival

Website: arkipel.id · Layout: tooftolenk
Powered by WordPress.com