ARKIPEL

Jakarta International Documentary & Experimental Film Festival

, ,

Nobody Ever Dies Here

Fachri Ghazali

2025, Indonesia

17 min, stereo, HD, B/W

Sinopsis / Synopsis

Serpihan cahaya dan bahasa pernah beredar di bawah pengawasan rezim militer. Dari koleksi arsip surat kabar dan lokasi kejadian, apakah yang disembunyikan, dilestarikan, dan diungkap oleh kata-kata tercetak ini? Dalam meninjau kembali insiden Tanjung Priok 1984, karya ini tidak hanya mengkaji kekerasan yang terjadi, tetapi juga peran media yang diperdebatkan dalam membentuk ingatan dan kebenaran. narasi besar dan narasi pinggir dibentang secara paralel. Dengan mengkonfrontasi disonanansi dalam riwayat-riwayat yang terkumpul, film ini mengungkap bagaimanakah media beroperasi? Film ini menggali sejarah yang terkubur dan narasi tandingan yang telah lama ditekan, memposisikan sejarah tidak hanya ditulis oleh penguasa, tetapi juga bagaimana ia dibentuk oleh yang tak tertulis dan menjadikannya sebuah lingkaran utuh.

Fragments of light and language once circulated under the gaze of a military regime. From the collection of newspaper archive, location of the incident, what does these printed words conceal, preserve and reveal? In revisiting the 1984 Tanjung Priok incident, the work examines not only the violence itself but also the contested role of media in shaping memory and truth. Two parallel narratives unfold between the grand naratives and the side narative. By confronting the dissonance in the collected archives, the film exposes how  does media operates. It exhumes buried histories and counter-narratives long suppressed, positioning history not only written by the authorities, but also how it shapped by the unwritten and  becoming more holistic.

Director’s Biography / Biografi Sutradara

Fachri Ghazali (Tangerang, 2000) adalah seorang pembuat film dan video yang memberi perhatian pada kerja kamera, praktik visual, kesenian, dan budaya. Karya-karyanya kerap bersinggungan dengan persoalan sosial, merangkai pertemuan antara arsip, pengalaman kolektif, dan realitas sehari-hari. Baginya, film dan video bukan sekadar medium perekam, melainkan ruang untuk mengingat, merefleksikan, mengajukan kritik, sekaligus berbagi pandangan. Sejak 2025, Fachri bergabung dan aktif menjadi bagian dari Milisifilem Collective.

Fachri Ghazali (Tangerang, 2000) is a filmmaker and video artist whose interests are in camera work, visual practice, art, and culture. His works often engage with social issues, weaving together archives, collective memory, and everyday realities. For him, film and video are not merely recording devices, but spaces to remember, reflect, critique, and share perspectives. Since 2025, Fachri has been a member of the Milisifilem Collective.


© 2026 Forum Lenteng. All rights reserved.
ARKIPEL – Jakarta International Documentary & Experimental Film Festival

Website: arkipel.id · Layout: tooftolenk
Powered by WordPress.com