Xiao (Anxiety, Hope and Reality)
Cahyo Prayogo
2016, Indonesia
5 mins, Stereo, HD, Color, No Dialogue

Sinopsis / Synopsis
Sebuah rekaman ritual penghormatan untuk leluhur yang dilakukan oleh Bo Hek, salah satu warga kampung pecinan Tambak Bayan, Surabaya. Sebagai bakti terhadap moyang, sekaligus harapan yang menguatkan di tengah bayang-bayang penggusuran yang mengancam ruang hidupnya.
A recording of a ritual honoring ancestors performed by Bo Hek, a resident of the Tambak Bayan Chinatown in Surabaya. It serves as an act of devotion to his ancestors, as well as a source of strength amid the looming threat of eviction that endangers his livelihood.
Director’s Biography / Biografi Sutradara
Cahyo Prayogo. Yang lebih dikenal dengan nama Yoyok, adalah seorang seniman dan aktivis kebudayaan yang bekerja erat dengan masyarakat. Selama lebih dari belasan tahun, ia telah mendampingi warga permukiman perkotaan dalam perjuangan mereka melawan penggusuran, sekaligus memimpin Institut Seni Tambak Bayan (ISTB) sebagai wadah aktivisme dan jaringan solidaritas yang berkomitmen memperjuangkan hak atas tanah melalui seni dan aktivasi ruang.
Cahyo Prayogo. Commonly known as Yoyok, he is an artist and cultural activist who works closely with communities. For more than a dozen years, he has stood alongside urban village residents in their fight against eviction, while also overseeing the Tambak Bayan Institute of the Arts (ISTB) as a forum for activism and a solidarity network dedicated to defending land rights through art and spatial activation.


