ARKIPEL

Jakarta International Documentary & Experimental Film Festival

, ,

The First Photograph

Jess Lau Ching-wa

2024, Hongkong

11 mins, Stereo, Color, No Dialogue

Sinopsis / Synopsis

The First Photograph mengisahkan perjalanan ayah sang seniman yang melarikan diri ke Hong Kong pada tahun 70-an. Video ini disajikan dalam serangkaian lapisan gambar dan montase, yang awalnya diambil dari salah satu foto dokumenter ayahnya, kemudian digabungkan dengan Google Maps untuk menelusuri kembali rute pelariannya dari Tiongkok, serta berita surat kabar dan siaran radio dari tahun 1978 hingga 1980. Seniman tersebut juga menggunakan negatif-negatif lama yang ditemukan di rumah, termasuk yang terkena pencahayaan berlebih, robek, pudar, atau terkena cahaya dari luar, dan sebagainya. Ini merupakan upaya untuk menemukan dan memulihkan kisah keluarga yang belum tercatat dalam ingatan ayahnya yang semakin memudar, serta merefleksikan narasi sejarah yang lebih luas melalui pengalaman hidup individu.

The First Photograph depicts the story of the artist’s father who fled to Hong Kong in the 70s. The video are presented in a series of overlays and montages, initially taken from one of his father’s documentary photographs, and then combined with Google Maps to retrace the route of his escape from China, as well as newspaper news and radio broadcasts from 1978 to 1980. The artist also used the old negatives found at home, including those are overexposed, torn, faded, with light leaks, etc., It is an attempt to find and restore the unrecorded family story in his father’s fading memories, and to reflect on the larger historical narrative through the individual’s life experience.

Director’s Biography / Biografi Sutradara

Jess Lau Ching-wa (lahir tahun 1991 di Hong Kong) adalah seorang seniman gambar bergerak yang berkarya di bidang video, animasi, dan instalasi. Praktik seninya didasarkan pada proses-proses berulang yang dilakukan secara manual, dengan memanfaatkan tulisan-tulisan pribadi dan arsip fisik untuk mengeksplorasi bagaimana waktu, ingatan, dan jejak-jejak tubuh terpelihara di tengah lingkungan yang terus berubah. Karyanya telah dipamerkan di berbagai negara, termasuk di Ars Electronica, Museum Seni Rupa Taipei, dan Tai Kwun Contemporary. Ia dianugerahi Penghargaan TERAYAMA Shuji pada Festival Image Forum (2025) dan Penghargaan Nanying (2022).

Jess Lau Ching-wa (b. 1991, Hong Kong) is a moving image artist working across video, animation, and installation. Her practice is grounded in repetitive, hand-mediated processes, using personal writings and physical archives to explore how time, memory, and bodily traces are preserved within shifting environments. Her work has been exhibited internationally, including at Ars Electronica, Taipei Fine Arts Museum, and Tai Kwun Contemporary. She was awarded the TERAYAMA Shuji Prize at the Image Forum Festival (2025) and the Nanying Award (2022).


© 2026 Forum Lenteng. All rights reserved.
ARKIPEL – Jakarta International Documentary & Experimental Film Festival

Website: arkipel.id · Layout: tooftolenk
Powered by WordPress.com

Discover more from ARKIPEL

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading