To the Ocean
Cheng Xinhao
2019, China
50 mins, Stereo, Color, No Dialogue

Sinopsis / Synopsis
Jalur Kereta Api Yunnan-Vietnam, yang dibangun oleh penjajah Prancis pada tahun 1910 menuju perbatasan Cina-Vietnam, merupakan jalur modern pertama di Provinsi Yunnan, yang menghubungkan ibu kota provinsi Kunming di pedalaman pegunungan dengan kota pelabuhan Haiphong di Vietnam. Dengan dibangunnya jalur kereta api ini, perjalanan yang dulunya terpencil dan berbahaya dengan karavan tiba-tiba berubah menjadi perjalanan kereta api selama tiga hari di dalam gerbong. Sang pembuat film memulai perjalanannya pada saat itu dengan rute yang hampir berlawanan: kembali menelusuri jalur kereta api tersebut, berjalan kaki melintasi pegunungan, dataran, dan lembah-lembah Yunnan sebagaimana dilakukan sebelum jalur kereta api itu ada, dari dataran tinggi hingga perbatasan selatan.
The Yunnan-Vietnam Railway, built by French colonists in 1910, toward the Chinese-Vietnamese border was the earliest modern road in Yunnan province, linking the provincial capital of Kunming in the Mountainous hinterland with the Vietnamese port city of Haiphong. With the construction of this railway, what was once a remote and dangerous journey by caravans suddenly became a three-day railway journey in a carriage. The filmmaker started at that time almost a reverse journey: back on the railway, walking through the mountains, plains and valleys of Yunnan in the same way as before the railway existed, from the plateau to the southern border.
Director’s Biography / Biografi Sutradara
Jess Lau Ching-wa (lahir tahun 1991 di Hong Kong) adalah seorang seniman gambar bergerak yang berkarya di bidang video, animasi, dan instalasi. Praktik seninya didasarkan pada proses-proses berulang yang dilakukan secara manual, dengan memanfaatkan tulisan-tulisan pribadi dan arsip fisik untuk mengeksplorasi bagaimana waktu, ingatan, dan jejak-jejak tubuh terpelihara di tengah lingkungan yang terus berubah. Karyanya telah dipamerkan di berbagai negara, termasuk di Ars Electronica, Museum Seni Rupa Taipei, dan Tai Kwun Contemporary. Ia dianugerahi Penghargaan TERAYAMA Shuji pada Festival Image Forum (2025) dan Penghargaan Nanying (2022).
Cheng Xinhao (b.1985 in Yunnan Province, China) currently lives and works in Kunming, China. He received his Ph.D in Chemistry from Peking University in 2013. Cheng’s works are usually based on long-term field studies, centered around his hometown in Yunnan Province. With videos, installations, photographs and words, he personally investigates the polyphonic relationships between logic, discourses, knowledge, and the ways in which nature, society, and history play within them.


